Film ‘Anak Medan: Cocok Ko Rasa!?’ Kisah Persahabatan Anak Medan yang Ingin Bersama Menggapai Mimpi

Jakarta, bicarajakarta.com

Setelah film Demi Ucok, Ngeri-Ngeri Sedap, Pariban Idola dari Tanah Jawa, kini hadir film ‘Anak Medan: Cocok Ko Rasa!?’.

Sebuah film berkisah tentang persahabatan empat Anak Medan yang ingin bersama menggapai mimpi, namun karena sebuah insiden membuat mereka saling berjauhan dan melanjutkan perjuangan masing -masing.

“Sejak awal project ini dirancang dan ide cerita yang saya tulis, hingga saat ini sudah hampir lima tahun dan tahun ke-enam akhirnya dapat ditulis dalam bentuk skenario dan kemudian sebentar lagi akan diproduksi, “ kata Agustinus Sitorus, produser film ‘Anak Medan; Cocok Ko Rasa!?’ saat syukuran film ‘Anak Medan; Cocok Ko Rasa!?’ Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Minggu (5/3/2023).

Lebih lanjut, Agustinus menerangkan, bahwa project film ‘Anak Medan; Cocok Ko Rasa!?’ini merupakan salah satu project yang paling ingin direalisasikan, setelah film Pariban Idola Dari Tanah Jawa.

“Sejak awal mendevelop film ini, saya beserta Ridho Brado (penulis) dan Ivan Bandhito (Sutradara) kemudian ditambah beberapa tim kreatif telah sepakat ingin menghadirkan suatu film yang memiliki kekuatan pada unsur drama komedi yang segar serta balutan budaya yang sangat kental,“ terangnya

Film produksi PIM Pictures ini dibintangi Mael Lee sebagai Ucok Pardede, Ajil Ditto sebagai Rafly Syahrnizal, Adysky sebagai Joko Purnomo, Mario Maulana sebagai Chisa Wijaya, Maria Simorangkir sebagai Sondang Boru Pardede, Amara Sophie Rhemaeshita sebagai Melisa, Lina Marpaung sebagai Lasma Boru Sirait.

Sementara Direktur Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan Kementerian Dalam Negeri Safrizal ZA mengapresiasi film berjudul “Anak Medan, Cocok Ko Rasa?” yang tayang di bioskop- bioskop Tanah Air dalam waktu dekat ini.

“Paten kali! Saya sudah tidak sabar menunggu jadwal tayang di bioskop. Tolong beritahu saya informasinya apabila sudah tayang, saya akan bawa jajaran nonton bareng di bioskop,” ujarnya.

Film Anak Medan, Cocok Ko Rasa?” diharapkan, bisa memberikan nilai dan pesan yang bisa tersampaikan kepada para penonton dan pegiat film Indonesia. “Tunjukkan bahwa meski tinggal jauh di perantauan, tapi memiliki semangat pantang menyerah,” katanya. DED/F.Hutagaol

Jasa Kelola Website

Tinggalkan Balasan

Kuliah di Turki