Kejuaraan Asia U-17 & U-19 Modern Pentathlon 2026: Borong Emas Mixed

 

Kejuaraan Asia U-17 & U-19 Modern Pentathlon 2026: Borong Emas Mixed Relay Kazakstan Juara Umum, Apresiasi dan Pujian Peserta atas Penyelenggaraan

 

YOGJAKARTA , Bicarajakarta.com –

Kontingen Kazakstan tak terbendung keluar menjadi juara umum Kejuaraan Asia U-17 & U-19 Modern Pentathlon 3026, setelah di hari terakhir memborong dua medali emas dari kategori Mixed Relay U-17 dan U-19, Sabtu (16/5/2026), di Kompleks Olahraga Akademi Angkatan Udara (AAU) Yogjakarta,sabtu ( 16/05/2026).

 

Sementara Pengurus Pusat Modern Pentathlon Indonesia (PP MPI) di bawah Ketua Umum Marsekal Madya (Marsda) TNI Purwoko Aji Prabowo selaku penyelenggara Kejuaraan Asia U-17 & U-19 Modern Pentathlon 2026, mendapatkan sederet pujian dari UIPM (federasi pentathlon dunia), AMPC (federasi pentathlon Asia) dan negara peserta kejuaraan.

 

Direktur Turnamen sekaligus perwakilan UIPM Leonid Zimarev mengatakan penyelenggaraan luar biasa dengan menjunjung sikap profesional tinggi dari panitia. “Sungguh kejuaraan luar biasa diperlihatkan panitia sepanjang event. Kemasan dan tempat kejuaraan sangat rapi dan menyenangkan. Semoga modern pentathlon Indonesia akan terus berkembang dan melahirkan atlet hebat modern pentathlon Indonesia,” kata Leonid.

 

Komentar senada datang dari AMPC Liu Shen Teng dengan menyebut pengorganisasian housepitality dsn transportasi sangat luar biasa. “Kita berharap modern pentathlon Asia dan juga Indonesia kian berkembang untuk melahirkan atlet super yang dapat bersaing ke level dunia,” ucap Liu.

 

Manajer Chinese Taipei Lin Ping-Hung dan Manajer Singapura Tan Su-Anne juga mengaku puas dengan pelayanan dan penyelenggaraan selama kejuaraan. “Petugas dan juga masyarakat Yogjakarta sangat menyenangkan. Terima kasih dan sukses untuk semuanya,” terang Ping-Hung.

 

Ketua Umum PP MPI Marsda TNI Purwoko Aji Prabowo mengucap syukur atas apresiasi dan pujian yang didapat. “Pujian UIPM dan AMPC menjadi modal berharga dan motivasi untuk kita. Kita ke depan dapat membidik kejuaraan internasional yang lebih tinggi, dan semoga atlet Indonesia juga terangkat motivasi mereka untuk terus berlatih keras mencetak prestasi membanggakan untuk Indonesia,” kata Purwoko.

 

Dominasi Atlet Kazakstan

Sementara itu atlet Kazakstan kembali melanjutkan dominasinya, memborong dua medali emas dari kategori Mixed Relay U-17 dan U-19 yang jadi nomor pamungkas.

 

Di Mixed Relay U-17 duet terbaik Kazakstan Selina Akhmedina-Tamirlan Tulegenov jadi terbaik dengan mengumpulkan skor tertinggi 1.230 poin untuk berhak meraih medali emas. Perak dan perunggu jatuh di tangan Chinese Taipei (1.175) dan Thailand (1.066). Sedang Indonesia yang menurunkan Kirana Zhaafira Putri-Ahmad Hafizh Muzakiyy harus puas berada di peringkat kelima dengan 822 poin setelah jatuh dsn gagal finis di obstacle.

 

Di Mixed Relay U-19 pasangan Diana Chshedrova-Erasyl Artykbay (Kazakstan) juga tak terbendung merebut medali emas. Mereka menorehkan skor tertinggi 2.329 poin.

 

Medali perak dan perunggu diraih Uzbekistan (1.243) dan Kyrgystan (1.219). Sementara pasangan tuan rumah Fika Nur Ambiya-Farras Satrio Aris Sugianto harus menempati peringkat kelima dengan mengumpulkan 1.140 poin.

 

Tambahan dua medali emas dari kategori Mixed Relay mengantar Kazakstan keluar sebagai juara umum dengan tujuh mendali emas. Peringkat kedua ditempati Uzbekistan yang berhasil “mencuri” satu medali emas.

 

Teks Foto:

1.Podium Mixed Relay U-17.

2.Podium Mixed Relay U-19.

Jasa Kelola Website
Kuliah di Turki