Salahi Aturan, 1.718 Kendaran di Jakbar Ditindak

64

Jakarta, BIJAK

Satuan Pelaksana Perhubungan Suku Dinas Perhubungan (Sudinhub) Jakarta Barat yang terdiri dari 8 Kecamatan se- Jakarta Barat, yakni Satpelhub Kecamatan Taman Sari, Tambora, Grogol Petamburan, Palmerah, Kebon Jeruk, Kembangan, Cengkareng dan Kalideres, berhasil menindak 1.718 kendaraan dikandangkan.

Kegiatan penegasan terhadap kendaraan melanggar rutinitas dilaksanakan oleh pihak Sudinhub Jakarta Barat. Tiap harinya dalam Operasi Lintas Jaya, Operasi Parkir Liar dan Operasi Cabut Pentil (OCP) penegakan aturan yang tertuang dalam UU. No.22 Tahun 2009,tentang Transportasi dan Angkutan Jalan, serta beberapa aturan yang diatur dalam Peraturan Daerah (Perda).

Hasil penindakan dalam tri wulan pertama tahun 2021, terdapat 751 kendaraan yang diderek lantaran parkir sembarangan, sedangkan Operasi Parkir Liar pada bulan Januari terdapat 201 kendaraan, untuk bulan Februari sebanyak 247 kendaraan dan bulan Maret mencapai 303 kendaraan.

“Dalam Operasi Lintas Jaya yang kami gelar bersama TNI dan Polri, selain menjaring pelanggar yang tidak menaati aturan lalu lintas juga menjaring pelanggar yang tidak melengkapi surat kendaraan. Penegasan ini kita lakukan agar pengendara tertib di jalan dan tertib secara adminsratif,” ujar Kepala Sudinhub Jakarta Barat, Erwansyah

Dalam kesempatan yang sama, Kasi Op Sudinhub Jakbar, Muhamad Wildan Anwar menambahkan, pihaknya menindak pelanggaran kendaraan yang parkir sembarangan.

“Kami menindak kendaraan yang di parkir sembaramgan, selain itu ada kendaraan yang terjaring dalam Operasi Lintas Jaya maupun Operasi Lainnya,” Ujar Wildan.

Wildan menyebutkan, ada 967 kendaraan pada tri wulan pertama tahun 2021 sebanyak 682 kendaraan di BAP (Tilang), distop operasi 238 kendraan, di OCP sebanyak 47 kendaraan terdiri dari kendaraan roda 2 maupun roda 4,” jelasnya.

Secara keseluruhan ada 1.718 kendaraan yang terjaring pihak Sudinhub Jakbar, 751 kendaraan di derek dalam operasi parkir liar dan 967 kendaraan ditindak dalam operasi Lintas Jaaya maupun operasi lainnya,” ucapnya.

Untuk itu, diharapkan dapat membuat efek jera bagi para pelanggar dan pengendara juga sadar akan aturan lalu lintas serta saling menghormati antar pengguna jalan.

“Kegiatan akan kami terus gelar di tri wulan berikutnya untuk menciptakan jalanan yang nyaman dan aman bagi kita semua,” pungkasnya.

 

Penulis: Simpang

 

 



Mengulas Informasi Jakarta


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *