Tak Bisa Kerja, Banjir Hadang di Jalan

216

Banjir di Kedoya

Jakbar, Bijak

Banjir mengepung sejumlah lokasi di DKI Jakarta, Selasa (25/2/2020), sehingga menghalangi aktvitas warga, terutama para pekerja atau karyawan yang akan melakukan rutinitasnya. Bahkan, banyak yang harus kembali ke rumah, karena tidak bisa meneruskan perjalanan ke kantor, sebab genangan air tinggi tak bisa dilewati.

Menurut Mel, yang akan bekerja di wilayah Kedoya, terpaksa pulang ke Grogol, karena Ojek On-line yang ditumpanginya, tidak bisa lewat jalan yang banjir cukup dalam.

“Saya terpaksa pulang ke rumah, dan hari ini tak bisa kerja karena banjir. Air tak bisa dilewati motor, tinggi air mencapai 40 centil meter, dan mungkin makin ke tengah, makin banjir,” katanya, Selasa (25/3/2020).

Demikian juga karyawati yang bekerja di wilayah Tanjung Periuk, terpaksa pulang, sebab kondisi jalan ke kantornya, banjir sehingga terjadi macet total.

“Angkot dari Kota Ada, tapi jalan macet, dan kendaraan merayap sangat plan, jadi kalau kita paksakan tetap ke kantor, sampainya bisa jam 12 sing,” kata Ety bersama seorang temannya, yang tinggal di Grogol Jakarta Barat.

RED

 

 



Bicarajakarta.com adalah media massa berbasis online, situs ini berisikan informasi dan kejadian-kejadian di Ibukota


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *