Momen Idul Fitri 1442 H, Ketua FKDM Jakbar: Tetap Patuhi Prokes

88

Jakarta, BIJAK

Ketua Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) Kota Administrasi Jakarta Barat, H. Iswadi, SE, dalam suasana Hari Raya Idulfitri 1 Syawal 1442 Hijriyah, juga mengingatkan kepada masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan (Prokes) Covid-19, Kamis (13/5/2021).

“Atas nama keluarga besar Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat Kota Administrasi Jakarta Barat mengucapkan selamat Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1442 Hijriyah. Taqobalallhu minna wa minkum taqobbal ya kariim. Mohon maaf lahir dan bathin,” ucap H. Iswadi, SE.

Lebih lanjut, Ia juga mengimbau kepada masyarakat untuk tidak melakukkan ziarah kubur sesuai Instruksi Gubernur DKI Jakarta, karena berpotensi menimbulkan kerumunan. “Pemprov DKI Jakarta melalui Dinas Kehutanan meniadakan aktifitas ziarah kubur di semua Taman Pemakaman Umum mulai tanggal 12 Mei hingga hari Minggu mendatang, 16 Mei 2021,” tambah H. Iswadi yang juga menjabat sebagai Ketua Pusaka Shooting Club dan Ketua Relawan Antar Generasi_22 (Ranger_22).

“Hal ini dilakukan sebagai bentuk pencegahan dari Covid-19. Mari sama-sama kita patuhi Protokol Kesehatan dan mematuhi Instruksi Gubernur DKI Jakarta ini,” pungkasnya.

Disebutkan, ia sangat mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan yang sudah mengantisipasi kerumunan massa, yang terjadi pada saat ziarah kubur, yang biasa dilakukan oleh masyarakat pada hari raya Idul Fitri.

“Untuk itu sekali lagi saya meminta masyarakat untuk mematuhi Instruksi Gubernur DKI Jakarta,” katanya.

Untuk diketahui, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan kegiatan ziarah di TPU di Jabodetabek ditiadakan mulai 12 hingga 16 Mei mendatang. Hal ini untuk mengurangi mobilisasi warga lintas wilayah selama Lebaran. Namun kegiatan pemakaman tetap bisa dilakukan.

“Kegiatan ziarah kubur ditiadakan mulai ditiadakan tanggal 12 Mei sampai dengan hari minggu 16 Mei, seluruh pemakaman di Jabodetabek akan ditutup dari pengunjung untuk ziarah tetapi kegiatan untuk pemakaman sendiri berjalan di tempat-tempat pemakaman itu, nanti diatur oleh dinas yang mengelola pemakaman,” kata Anies di Balai Kota, Jakarta, Senin (10/5/2020) lalu.

Penulis : RED

 

 



Mengulas Informasi Jakarta


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *