Kasudin SDA Jakbar Prioritaskan Tiga Kegiatan Antisipasi Banjir dan Genangan Air

Sumur resapan Modelateng

Jakarta, BIJAK

Suku dinas sumber daya air (SDA) Jakarta Barat, guna mengantisipasi genangan dan banjir, Purwanti memprioritaskan 3 program kegiatan sistem swakelola dan e-catalog.

Kasudin Sumber daya air, Purwanti kepada media di ruang kerjanya mengatakan.

“Guna mengatisipasi rawan genangan dan banjir dari 8 kecamatan ada 6 titik kecamatan yang menjadi prioritas. 6 Kecamatan tersebut, Kecamatan Kebun Jeruk, Cengkareng, Kembangan, Gropet dan Kalideres, Tambora,” terangnya.

Purwanti menambahkan, kegiatan tersebut ada swakelola dan e-catalog.Adapun swakelola, yakni Pengerukan Waduk Bojong, Rawa Buaya, Cengkareng, kolam olakan di Jln. Panjang Kedoya, Kebun Jeruk dan Jln. Tugagus Angke, depan Botak Seng dan satu lagi di Joglo.

Purwanti didampingi, Imam selaku PPTK, juga menegaskan, selain itu pihak SDA juga membuat sumur resapan sistem modelateng dan resapan bentuk lainya. Semua kegiatan itu dengan sistem swakelola termasuk pembangunan embung yang di pesakih.

“Dengan sistem swakelola, maka biaya tersebut dikerjakan degan gaji bulanan, pegawai operatornya serta bahan bakar yang tersedia. Kegiatan tersebut diharapkan bisa selesai pada akhir tahun ini, namun jika tidak selesai akan dilanjutkan tahun berikutnya,” pungkasnya.

Purwanti Suryandari, juga menegaskan untuk kegiatan saluran air dengan sistem e-katalog di 6 Kecamatan dengan anggaran sekitar 14 miliar rupiah. Akan tetapi untuk kontraktor apabila ada kegiatan yang dikurangi dari speck, seperti lantai kerja, nanti dipotong dari nilai kontrak. “Namanya e-katalog, kami akan membayar u-ditch yang terpasang,” pungkas Kasudin SDA Jakarta Barat tersebut, Senin (7/12/20).

Penulis: Iwan HT

 

 

Jasa Kelola Website

Tinggalkan Balasan

Kuliah di Turki