Dinkes DKI Nyatakan Karyawan Amigos Kemang Bersih dari Indikasi Virus Corona

186

Founder Restoran Amigos Kemang Ron Mulles, Manager Amigos Agus dan tokoh masyarakat Kemang Syarif saat memberikan keterangan pers di Jakarta, (3/3/2020)

Jaksel, Bijak

Dua warga Depok, Jawa Barat, yang positif virus corona atau Covid-19 disebut tertular virus corona ketika berdansa dengan warga negara Jepang, di Restoran Amigos Kemang Jakarta Selatan, saat ini masih dirawat di ruang isolasi di RSPI dr. Sulianti Saroso, Jakarta.

Kedua WNI yang terinfeksi adalah seorang ibu berusia 64 tahun dan anaknya berusia 31 tahun. Infeksi tersebut berawal saat sang anak yang merupakan guru dansa mengikuti pertemuan klub dansa di Restoran Amigos. Founder Restoran Amigos, Ron Mulles, mengklaim sulit mendetiksi seorang pengunjung dari Jepang yang dites positif COVID-19 di Malaysia, datang ke Amigos Kemang pada 14 Februari 2020.

“Ini berawal saat sang anak warga Depok yang merupakan guru dansa mengikuti pertemuan klub dansa di salah satu klub di Jakarta yang dihadiri oleh peserta internasional pada 14 Februari 2020 atau bertepatan dengan perayaan Hari Valentine. Saat acara tersebut, ia berdansa dengan seorang WN Jepang yang merupakan teman dekatnya. WN Jepang itulah yang menularkan virus corona. Saat WN Jepang kembali ke Malaysia, ia dinyatakan positif terinfeksi virus corona dan saat ini dirawat di Malaysia.

“Jadi kami sulit menditeksi penularannya, apakah di club dansa atau di tempat kami,” ujar Ron kepada wartawan Senin (3/3/2020) di Restoran Amigos Kemang Jakarta Selatan.

Menurut Ron, dirinya merasa terzolimi dengan pemberitaan baik di surat kabar maupun media sosial yang memberitakan restoran Amigos awal penularan virus corona bagi dua warga Depok.

“Pemberitaan itu sangat kejam dan tidak berimbang. Hari ini hasil uji simple Dinas Kesehatan DKI Jakarta melalui Sudin Kesehatan Jakarta Selatan menyatakan semua karyawan kami sehat dan tidak terindikasi virus corona, sejak Februari 2020 hingga sekarang, dan kami juga mensterilkan seluruh restoran kami secara professional, mulai dari ruang tamu, ac, toilet, tempat makan semua aman,” tegasnya.

Sekcam Mampang Sulistyo, Manager Amigos Agus dan Founder Restoran Amigos Kemang Ron Mulles, saat memberikan keterangan pers di Jakarta (3/3/2020)

Ron menyarankan jika mengunjungi Amigos Kemang pada tanggal itu (14/2/2020), dirinya sarankan untuk diuji oleh profesional kesehatan.

“Kesehatan dan kesejahteraan masyarakat sekitar dan karyawan kami adalah prioritas utama, dan kami ingin memastikan untuk mengambil langkah apa saja untuk memastikan hal ini. Dan ada baiknya pengunjung pada hari dan tanggal tersebut untuk dapat memeriksa diri kepada professional. Sebagai tindakan pencegahan dan pencegahan tambahan, kami telah secara sukarela menghadirkan tim medis dari Dinas Kesehatan DKI, pemda DKI dan tokoh masyarakat,” terang Ron, yang rencana akan menutup restorannya selama 2 Minggu.

Namun berdasarkan surat edaran yang kami diterima dari Dinas Pariwisata DKI Jakarta, untuk memastikan tetap waspada dalam menjaga restorannya menjadi tempat yang aman untuk dikunjungi. “Dan kami akan tetap buka, dan akan bermitra dengan Dinas Kesehatan DKI untuk memantau situasi,” papar Ron.

Sekretaris Kecamatan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Sulistio menyebut, kondisi warga saat ini masih kondusif meskipun maraknya isu terkait virus corona Kemang Jakarta ini. Dia juga mengingatkan agar warganya tetap mengedepankan kebersihan agar terhindar dari berbagai macam virus.

“Saya di sini, saya memastikan di area wilayah sini benar-benar kondusif. Tadi pagi sebelum diperiksa saya kunjungi manager building di gedung ini, saya lihat aktifitas masyarakat di sini nggak ada masalah,” kata Sulistio.

Tim Medis dari Sudin Kesehatan Jakarta Selatan saat melakukan pengujian di Restoran Amigos Kemang Jakarta Selatan, (3/3/2020)

Sementara dr. Yudi perwakilan Sudin Kesehatan Jakarta Selatan menyatakan, hasil pemeriksaan karyawan Amigos sebanyak 32 orang saya nyatakan clear semua baik secara fisik, wawancara dan hasilnya akan keluar dalam waktu satu pekan. Hasil pemeriksaan itu akan menentukan apakah karyawan Amigos positif corona atau tidak.

“Jadi tadi kami datang kemari, kami periksa semua pekerja di sini kurang lebih 32 orang semua, clear. Hasil pemeriksaan diambil sampel untuk diperiksa lebih lanjut ke Litbang.
Hasilnya, sekitar satu pekan nanti dan hasilnya dari Litbang dikirim ke Dinas Kesehatan. Terkait tata cara pemeriksaan karyawan Amigos dilakukan melalui wawancara terlebih dahulu, contohnya ada gejala batuk, pilek atau pernah pergi keluar kota atau luar negeri atau pernah ke pasar hewan, terus pernah tidak ke rumah sakit nanya kena infeksi nggak. Setelah proses wawancara selesai, kami mengecek tenggorokan dan hidung dari karyawan itu. Sampel itulah yang dibawa ke laboratorium untuk dicek, ” papar Yudi

Editor: Deddy Haryadi

 



Bicarajakarta.com adalah media massa berbasis online, situs ini berisikan informasi dan kejadian-kejadian di Ibukota


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *