Diklatpim 3 Ciptakan Aplikasi Posdik, Camat Kembangan: Solusi Perubahan

145

Jakarta, BIJAK

Camat Kembangan, Kota Administrasi Jakarta Barat, Joko Mulyono dalam waktu dekat ini akan merealisasikan program baru berbasis aplikasi. Aplikasi ‘Posdik’ guna mempermudah pelayanan masyarakat tentang segala bentuk non teknik, terutama bencana alam, seperti banjir, genangan air dan lainnya.

Aplikasi berasal dari bahasa Inggris Application yang artinya penerapan atau penggunaan. Secara teknis back-end aplikasi dibuat oleh para programmer atau developer, dengan menggunakan bahasa pemrograman tertentu. Setelah selesai, front-end aplikasi dapat digunakan oleh para user dengan menginstalnya pada perangkat elektronik, agar dapat digunakan untuk berbagai keperluan, seperti mengolah dokumen, komunikasi dan lainnya.

Namun Aplikasi Posdik ini digunakan guna mempermudah pelayanan dan memantau wilayah melalui smartphone.

“Aplikasi Podik, salah satu terobosan program Diklatpim 3 yang nantinya untuk menunjang kinerja dan menerima aduan dari masyarakat melalui smartphone, yang teraplikasi dengan google dan didownload melalu playstore. Ini adalah cara biar tanggap dan cepat melihat keadaan masyarakat sekitar, berbagai keluhan warga,” ucap Joko Mulyono.

Aplikasi Posdik yang memiliki 3 kriteria, jangka pendek, jangka menengah dan jangka panjang, sehingga laporan petugas dan keluhan masyarakat dapat cepat ter-update, sehingga bisa cepat teratasi.

“Saya berharap dengan aplikasi Posdik ini semua laporan petugas dan aduan masyarakat dapat secepatnya teratasi,” ungkap Joko di ruang kerjanya, Senin (14/12/2020).

Aplikasi Posdik mempunyai beberapa kriteria penting yang dapat menguntungkan bagi para petugas, seperti mempersingkat waktu, bisa digunakan kapan saja dan di mana saja, terhubung dengan banyak media sosial, manajamen kinerja para petugas lebih optimal dan akurat. “Mempersingkat atau memberikan laporan terhadap kejadian, ataupun aduan masyarakat, sehingga ter-update secara langsung dengan akurat,” terangnya

Namun Joko Mulyono menegaskan, aplikasi ini belum berjalan. “Baru akan saya sosialisasikan kepada masyarakat dan para Aparat Sipil Negara (ASN) nanti usai Diklat. Seiring perkembangan zaman yang tak dapat kita hindari, kita juga harus mengikuti dengan perubahan manajemen berbasis aplikasi,'” pungkasnya.

Penulis: Iwan HT



Mengulas Informasi Jakarta


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *