Program Intensif Naiju Digelar, Pemkot Jaktim Targetkan Siswa KJP Lolos PTN

 

Program Intensif Naiju Digelar, Pemkot Jaktim Targetkan Siswa KJP Lolos PTN

 

Jakarta Timur,Bicarajakarta.com –

(7/4/2026) – Wali Kota Administrasi Jakarta Timur, Munjirin, secara resmi membuka pelaksanaan Try Out Kartu Jakarta Pintar (KJP) Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) Naiju bagi siswa penerima KJP. Kegiatan tersebut berlangsung di Kantor Yayasan Indonesia Pintar Berkeadilan Sosial, Jalan Kayu Putih VII, Kelurahan Pulogadung, Kecamatan Pulogadung, Jakarta Timur, Selasa (7/4/2026).

 

Munjirin menjelaskan, kegiatan ini merupakan bagian dari program lanjutan yang dijalankan Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Timur bersama Yayasan Indonesia Pintar Berkeadilan Sosial melalui program Intensif Naiju. Try out ini menjadi pelaksanaan kedua program KJP UTBK pada tahun 2026.

 

Ia menambahkan, para siswa dengan perolehan nilai tertinggi dalam try out akan mendapatkan pembinaan lanjutan berupa bimbingan intensif guna meningkatkan peluang lolos ke Perguruan Tinggi Negeri (PTN). Program persiapan UTBK tersebut akan berlangsung selama 21 hari dan diikuti oleh 30 siswa terpilih dari berbagai SMA Negeri di Jakarta Timur.

 

“Yang sudah lolos melalui jalur undangan ada 15 siswa. Melalui program ini, jumlahnya bertambah menjadi 30 siswa. Kami berharap seluruh peserta dapat menembus perguruan tinggi negeri. Ke depan, program ini diharapkan terus berlanjut, bahkan bisa menjadi kebijakan di tingkat Pemerintah Provinsi DKI Jakarta,” ujar Munjirin.

 

Sementara itu, Pembina Yayasan Indonesia Pintar Berkeadilan Sosial, Taufik Hidayat Rendusara, mengungkapkan bahwa peserta bimbingan UTBK menunjukkan capaian yang menggembirakan dengan nilai rata-rata try out mencapai 700.

 

Ia menegaskan, seluruh peserta mendapatkan fasilitas bimbingan secara gratis melalui program Intensif Naiju yang sepenuhnya didanai oleh pihak yayasan.

 

“Program intensif ini kami berikan secara gratis 100 persen. Harapannya, usulan yang telah disampaikan dalam pra-RKPD dapat diakomodasi sehingga program ini bisa masuk dalam APBD 2027,” pungkasnya.

Jasa Kelola Website
Kuliah di Turki